Rd.Adi Kusuma

Rd.Adi Kusuma

Rabu, 18 Juli 2012

Muthaba’ah 3 Wali pada Nabi Muhammad S.A.W


 POSTED BY.YUDHA MANGGALA
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
“Wa Ma Arsalnaka Illa Rohmatan Lil ‘Alamin” Mungkin ayat inilah yang memotifasi kepada setiap Hamba Allah atau yang bergelar Umat Rosululloh untuk selalu mencintai Nabiyulloh Muhammad SAW, apakah gerangan motifasi serta harapan tersebut ? Motifasi tersebut tak lain & tak bukan adalah meneladani sifat atau perangai Nabi baik dalam Dzohir dan Bathin.

Jika dalam pandangan Dzohir maka hal tersebut dapat ditempuh dengan meneladani sifat/perangai beliau melalui Hadist-Nya pula, sedangkan dalam pandangan Bathin harus dengan melalui suatu jalan (tharekat).

Dengan perpaduan antara Syari’at & Tharekat itulah maka bukan tidak mungkin seorang “salik” akan singgah dalam “Hadroh” nabi yang sebelumnya telah sirna dalam “Muthaba’ah” kepada beliau.

Muthaba’ah itu sendiri dapat dilihat dengan mata hati jika telah menerima panji-panji ketuhanan yang diserahkan oleh Rosululloh sendiri.

Alkisah, Salah seorang jama’ah ahli wilayyah menegaskan dan mengabarkan bahwa Nabi mengundang 3 Wali yang bernama Muhammad, ketiganya hampir sangat dekat kepada Nabi bahkan beliau dalam kesempatan mengatakan dihadapan para wali
Inilah 3 permata-Ku
Inilah diantara 7 pasak panji-panji-ku

Ketiganya telah menerima Ijazah hasil Muthaba’ah tersebut secara langsung dari Nabi berupa panji-panji ketuhanan, dan ketiganya pun menerima dengan warna yang berbeda, Siapakah 3 Wali tersebut ? mereka adalah

1.     Syekh Sayyid Muhammad Al-Aydrus , beliau menerima panji berwarna kuning.
2.  Syekh Sayyid Muhammad Yusuf Al-kaf beliau menerima panji warna hijau.
3. Syekh Sayyid Muhammad Thalhah Maulana Al-kaf beliau menerima panji warna merah.

“Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan dan mengikuti agama Ibrahim yang lurus.
(Q.S.An-nisa: 125)

Ketiganya bukan saja memiliki kesamaan Nama, namun ketiganya sangat haus kasih sayang dari kekasih Allah Azza Wa Jalla itu.

Mudah mudahan kita selalu mendapat Pertolongan serta Bimbingan Allah agar selalu dalam Muthala’ah kepada Nabi Muhammad SAW. Amin

ALLAHUMMA-RZUQNA MUTHABA’ATAN –NABY SAW
AWWALAN, WA AKHIRAN
WA DZOHIRAN WA BATHINAN
WA QOULAN WA FI’LAN
WA THO’ATAN WA ‘IBADATAN
                    WA ‘AMALAN SHOLIHAN WA ADAH.
==================================

2 komentar:

Tolong komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada
Komentar yang mengarah ke tindakan spam akan di hapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter.